Sabtu, 01 Oktober 2016

Review The Chronicles of Audy Book 1 :4R



Judul Buku : The Chronicles of Audy : 4R
Penulsi : Orizuka
Penerbit : Haru
Tahun : 2013
Cetakan : Kelima , Mei 2015
Tebal : 320 halaman
ISBN : 978-602-7742-21-5








Akhirnya bisa menulis tentang buku ini. Langsung saja ya kita kenalan sama buku ini. Judulnya The Chronicles of Audy Part : 4R. Jadi 4R merupakan seri pertama dari The Chronicles of Audy karya Orizuka.



Nama Orizuka sudah aku kenal sejak zaman SMA. Dengan High School Paradisenya. Orizuka selalu berhasil menciptakan karakter yang unik dan susah untuk dilupakan pembacanya. Dan kemampuannya itu, aku temukan lebih baik pada karyanya ini 4R. 



Pada buku pertama The Chronicles of Audy ini menceritakan kisah Audy dan 4 lelaki bernama awalan huruf R. Yakni Regan, Romeo, Rex dan Rafael.




Kenalan sama tokohnya yuk


  1. Audy
    adalah seorang mahasiswa tingkat akhir jurusan Hubungan Internasional UGM Jogjakarta. Tipekal karakternya juga perempuan biasa dengan emosi biasa, namun memiliki wajah yang bisa dibilang menarik.Katanya lho!
  2. Regan
    kode R1. Wajahnya tampan, ramah, baik hati, dan lagi profesinya cukup keren yakni Pengacara. Kelemahannya : selalu perhitungan soal duit.
  3. Romeo
    Kode R2. Wajahnya juga bsia dibilang tampan. Kerjaannya tiap hari adalah main game, entahd i kamar atau di ruang keluarga. Meski tampan, dia jarang mandi. Sehingga menurunkan kualitasnnya untuk diangkat sebagai pacar.
  4. Rex
    kode R3. Wajahnya juag cakep, faktor keturunan. Namun jarang tersenyum, lebih sering menyipitkan mata dan ngomong seperlunya saja. Dan dia genius, selalu sibuk belajar-belajar karena dia masih siswa SMA yang mau Ujian nasional.
  5. Rafael
    Kode R4. Umurnya baru 4,5 tahun. Seharusnya dia menggemaskan, tetapi rupanya karakternya yang tidak tahu sopan santun itu cukup menjengkelkan. Anaknya genius, tetapi bahkan terlalu genius. 



Sinopsisnya :

Saat sibuk-sibuknya menyusun skripsi, Audy juga harus menghadapi amsalah keuangan yang cukup parah. Keluarganya berkali-kali ditipu sehingga tidak mampu mengirimi Audy uang untuk bayar kos-kosan. Sehingga suatu hari Audy menemukan lowongan menjadi seorang baby siter. Dan tanpa banyak pikir, Audy menandatangi kontrak kerja sama dengan Regan. Yang ternyata kerjaan Audy tidak hanya baby sitter juga merangkap pembantu rumah tangga. Dia harus selalu berurusan dengan 4R yang karakternya bin ajaib itu. Serta dia harus mengalami konflik batin karena dia mulai naksir salah satu dari 4R itu. 


Menurutku, novel 4R ini menarik dari segi bahasa yang renyah. Orizuka mengolah bahasa remaja yang biasanya alay itu menjadi bahasa yang ringan dan enak untuk dicerna. Meski novel remaja, Orizuka membuat pembacanya tidak bosan dengan konflik para remaja, eh dalam hal ini udah mahasiswa dink. Membaca Audy aku jadi iri sama Audy. helo! Siapa sih yang nggak mau dikelilingi cowok cakep nan genius. Meski kelakuannya rada ajaib tapi masih bisalah ditolerir, karena mereka cakep nan genius. Hahaha!



Ketika aku membaca novel ini, langsung cari novel park ke duanya. Untuk menemukan keajaiban -keajaiban dalam hidup Audy dan 4R ini. Meski sudah pasti kisah Audy ini akan berakhir dengan dia memiliki hubungan spesial, bukan pekerja, tetapi kekasih dari 4R ini. Dan yang pasti bukan Rafael. Karena Orizuka bakal berhadapan dengan Komisi Perlindungan Anak. Uwoo.



Setelah ini akan banyak spoiler. Mohon yang tidak berkenan, dihentikan membacanya sampai di paragraf ini. :D



Kisah cinderela mungkin bisa dipoles dengan baik. Atau kisah tentang permepuan yang dikelilingi cowok cakep memang sangat menarik. Karena novel ini kategori populer. Aku sih masih bingung ini masuk remaja atau young addult? Hahaha.



Konflik utama dalam novel ini adalah skripsi, miskin, dan cinta-cinta. Kenapa ada dua cinta? Karena ada cinta dalam keluarga dan pasangan kekasih. Kekuatan novel ini adalah karakternya kuat, konflik yang diciptakan tidak membosankan, dan juga kejutan-kejutan di dalamnya. Misalnya salah satu orang yang disukai oleh Audy adalah kekasih orang lain. Dan para 4R ini selalu mencari perhatian Audy dengan caranya sendiri. Manis kan?



Dan juga novel ini nggak bertebaran kalimat motivasi. Semuanya hanya kehidupan biasa Audy. Tetapi ada satu hal yang menarik yaitu karakter Audy yang sabar. Sabar bukan dengan menangis atau mengeluh di dalam hati. Mengeluh pastinya lah, tetapi kalimat yang dilontarkan ketika sedang kecewa, adalah makasih Lho! Kalimat ini bermaksud menyindir tetapi halus. Bukan ala-ala sinetron yang langsung main otot, atau adu monyong bibir. Mungkin mereka berniat adu gincu tercantik. Atau menangis lebay yang cuma keluar air mata setitik doank. 



Makasih Lho! Diucapkan oleh Audy dengan seringkali. Sebab seringkali kecewa, gemas, sebal dengan tingkah laku ajaib para 4R. Melalui satu kalimat ini, perdebatan tidak perlu diteruskan. Apalagi sampai melempar barang. Euh, bakal jadi contoh yang jelek bagi para remaja. 



Makasih Lho!

Sederhana tapi tepat sasaran. 


"Sekolah itu nggak buang Duit. Sekolah itu sama dengan menabung."


Dari sekian quote dalam novel Audy ini, aku paling suka yang ini. Sekolah itu investasi. Lebih tepatnya bukan ke institusinya tetapi ke hal yang di dapat dari sekolah, yaitu ilmu. Bagaimana kehidupan seseorang berubah karena ilmu yang dia miliki. Yang pintar mengajari akan jadi guru, yang pintar mengobati orang akan jadi dokter. Yang  pintar ngibulin orang akan masuk bui. Nah lo?



Simak kelanjutan review The Chronicles of Audy Book 2 :21 ya





2 komentar:

  1. asik, dikelilingin cowok-cowok ganteng. aku juga mau, haha... btw, orizuka ini penulis indonesia, ya? Soalnya namanya mirip orang jepang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, nama penanya aja yang kayak jepang. Tapi dia asli Indonesia :D

      Hapus