Kuakui dalam sehari aku menulis dua review ini, tetapi diposting berbeda hari. Maklum mumpung semangat untuk menulis review, jadi dilanjutkan terus. Soalnya pasti susah nyari waktu kalau udah kecanduan drama korea. Maka dari itu ini ditulis review buku kedua dari The Chronicles of Audy :21
Baca seri sebelumnya The Chronicles of Audy Book 1 : 4R
Sebelumnya adalah 4R. Oh ya kode 4R merujuk pada pemilik rumah yang dihuni 4 lelaki bernama awalan huruf R. Yakni Regan, Romeo, Rex dan Rafael. Dan 4R tertulis di kotak pos di depan rumah. rumah yangs udah seprti sarang penyamun itu akhirnya lebih layak huni setelah kedatangan Audy. Iya Audy yang bekerja sebagai baby sitter merangkap pembantu rumah tangga. Sebelum lupa, ayo kenalan dulu samapa tokoh utamanya. 4R1A.
Kenalan sama tokohnya yuk
1. Audy
adalah seorang mahasiswa tingkat akhir jurusan Hubungan Internasional UGM Jogjakarta. Tipekal karakternya juga perempuan biasa dengan emosi biasa, namun memiliki wajah yang bisa dibilang menarik.Katanya lho!
2. Regan
kode R1. Wajahnya tampan, ramah, baik hati, dan lagi profesinya cukup keren yakni Pengacara. Kelemahannya : selalu perhitungan soal duit.
3. Romeo
Kode R2. Wajahnya juga bsia dibilang tampan. Kerjaannya tiap hari adalah main game, entahd i kamar atau di ruang keluarga. Meski tampan, dia jarang mandi. Sehingga menurunkan kualitasnnya untuk diangkat sebagai pacar.
4. Rex
kode R3. Wajahnya juag cakep, faktor keturunan. Namun jarang tersenyum, lebih sering menyipitkan mata dan ngomong seperlunya saja. Dan dia genius, selalu sibuk belajar-belajar karena dia masih siswa SMA yang mau Ujian nasional.
5. Rafael
Kode R4. Umurnya baru 4,5 tahun. Seharusnya dia menggemaskan, tetapi rupanya karakternya yang tidak tahu sopan santun itu cukup menjengkelkan. Anaknya genius, tetapi bahkan terlalu genius.
Sinopsis Buku Ke dua : 21
Setelah drama di buku pertama 4R, maka Audy pun kembali ke rumah keluarga Rasyad. Menjadi seorang baby siter merangkap pembantu. Kehidupannya tidak berjalan mulus, ketika salah satu dari 4R ini menyatakan suka pada dirinya. Audy pun bertanya-tanya, apa sih yang membuat orang itu suka padanya. Belum cukup sampai di situ, tunangan Regan, Maura sadar dari koma. Aoakah Regan akan segera menikah dengan Maura seperti rencana sebelumnya. Dan bagaimana nasib Audy, apakah tetap tinggal di rumah Rasyad.
Lantas bagaimana kehidupan lanjutan Audy dan bagaimana skripsinya yang belum tersentuh sama sekali itu.
Awas spoiler!
Sebenarnya aku sudah menduga bahwa Rex itulah yang akan mengungkapkan perasaan suka pada Audy. kenapa? Sebab Audy berhasil mendobrak kenyamanan Rex. Sehingga dia merasa tersentuh dengan kehadiran Audy dan lain sebagainya. Tidak ada unsur lebay menurutku dalam novel ini. Seperti biasa, Orizuka mampu menyihir setiap adegan menjadi kejadian yang penting dan tidak boleh dilewatkan. Sehingga menikmati kerumitan-kerumitan Audy akan membuat kita tertawa sendiri.
Bahkan meski ketidaksengajaan Audy itu hampir membunuh dua dari anggota R, pada buku sebelumnya. Dan kali ini dia kembali hampir membunuh Rex. Meski tidak sengaja.
Melihat keluguan Audy di antara 4R, membuktikan bahwa perasaan tulus itu ada. Bahwa keluarga di luar ikatan darah itu ada. Hubungannya dengan rafael melaju pesat. Setidaknya Rafael mulai memperhitungkan kehadiran Audy. Bahkan Rafael memaksa Audy bermain kubik rubik. Menjejeli Audy dengan kubik setiap dirinya bosan atau kesal. Rafael dengan spontan mengingatkan Audy tentang pelajaran kubik rubik. Yang tentu saja bagi Audy itu sangat membosankan.
"Kita semua butuh waktu!"
Ini adalah kuote yang kupilih dalam review kali ini. Dengan segala perubahan yang terjadi dalam hidup ini, kadangkala kita butuh waktu untuk menyindiri dan merenungkan apa yang telah terjadi. Barangkali "me time" memang diperlukan untuk menemukan diri sendiri yang lenyap digerus aktifitas. Dan mengembalikan kejernihan hati untuk melihat segala permasalahan ini menjadi lebih bijak.
Bahwa keajaiban itu memang ada. Meski tidak selalu sama bentuknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar